
BOBOTSARI – SMA Negeri 1 Bobotsari menggelar kegiatan sosialisasi penjurusan kelas XI bagi orang tua atau wali murid kelas X Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Selasa, 12 Mei 2026. Bertempat di gedung indoor sekolah, pertemuan ini bertujuan untuk menyelaraskan pemahaman antara pihak sekolah dan orang tua dalam mengawal minat serta bakat siswa menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala SMA Negeri 1 Bobotsari, Drs. Joko Widodo, M.Pd. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya sinergi antara sekolah dan orang tua agar siswa dapat memilih jurusan yang tepat sesuai dengan potensi yang dimiliki. Dukungan juga disampaikan oleh Ketua Komite, Endar Cipto Suroso, S.H., serta Pengawas SMA Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X, Khaerul Anwar, S.Pd., yang mengapresiasi langkah proaktif sekolah dalam memberikan pendampingan karier sejak dini kepada para siswa.
Inti materi sosialisasi dipaparkan secara komprehensif oleh tiga narasumber utama. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Retno Wardoyo, S.Pd., membuka sesi dengan penjelasan mengenai aspek kedisiplinan dan pengembangan karakter siswa sebagai fondasi utama sebelum memasuki spesialisasi penjurusan.

Selanjutnya, materi kurikulum disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Budi Siswanto, S.E. Beliau menjelaskan mengenai mekanisme pemilihan mata pelajaran pilihan serta struktur kurikulum yang akan dihadapi siswa di kelas XI nantinya. Pemilihan jurusan ini sangat krusial karena akan menentukan alur belajar siswa agar linier dengan rencana studi mereka di perguruan tinggi.
Melengkapi paparan tersebut, Tim Bimbingan Konseling (BK) yang diwakili oleh Eliatin, S.Pd., memberikan perspektif psikologis dan pemetaan bakat. Melalui materi yang disampaikan, orang tua diajak untuk memahami hasil asesmen diagnostik siswa agar pilihan jurusan yang diambil tidak hanya berdasarkan keinginan, tetapi juga kemampuan nyata dan hasil tes minat bakat yang telah dilakukan sebelumnya.
Melalui sosialisasi ini, sekolah berharap para orang tua dapat menjadi mitra yang bijak bagi anak-anak mereka dalam menentukan pilihan. Dengan kolaborasi yang kuat, siswa diharapkan dapat menempuh pendidikan di kelas XI dengan motivasi tinggi karena berada pada jalur yang sesuai dengan cita-cita mereka. (Humas Smansaboss).



