Borong Lima Medali, Pesilat SMAN 1 Bobotsari Tembus Empat Besar Kabupaten Purbalingga

Categories:

PURBALINGGA – Kabar membanggakan kembali diukir oleh para pesilat muda SMA Negeri 1 Bobotsari. Melalui perjuangan yang luar biasa, kontingen pencak silat sekolah sukses memborong lima medali dalam ajang Kejuaraan Pencak Silat Piala Ketua Umum IPSI Kabupaten Purbalingga Tahun 2026 yang diselenggarakan pada 14–15 Mei 2026 di GOR MAN 1 Purbalingga.

Dalam kejuaraan bergengsi tersebut, SMAN 1 Bobotsari berhasil membawa pulang dua medali emas, satu medali perak, dan dua medali perunggu. Medali emas diraih oleh Ridho Adi Prabowo (Juara 1 Seni Tunggal Remaja) dan Hafiz Eno Nur Lyanto (Juara 1 Tanding G Putra). Sementara itu, medali perak disumbangkan oleh Riza Imami Al Habzy (Juara 2 Tanding E Putra), serta dua medali perunggu masing-masing diraih oleh Ramadhan Surya Saputra (Juara 3 Tanding F Putra) dan Isyqie Syifa’us Al Majid (Juara 3 Tanding D Putri).

Keberhasilan ini terasa sangat istimewa mengingat mepetnya waktu persiapan. Ridho Adi Prabowo, peraih medali emas kategori seni tunggal, menceritakan tantangan yang dihadapinya sebelum naik gelanggang. “Persiapan sebenarnya sudah dari bulan lalu, tetapi sempat terpotong karena kegiatan FLS3N. Akhirnya, dalam satu minggu terakhir saya harus menjalani latihan dengan intensitas tinggi demi mengembalikan stamina dan power agar tampil maksimal,” ungkap Ridho.

Ridho juga meluapkan rasa bahagianya setelah melewati penantian panjang di beberapa event sebelumnya. “Tentunya sangat senang karena butuh waktu lama untuk bisa mengamankan juara 1 ini. Pesan untuk teman-teman, percayalah dengan kemampuan diri kalian dan selalu pegang kalimat ‘siapapun bisa jadi apapun’. Ambillah kesempatan selagi masih ada,” tambahnya penuh semangat.

Pencapaian luar biasa ini mendapat respons haru dari Pembina Pencak Silat SMAN 1 Bobotsari, Tusmono, S.Sos. Beliau membeberkan bahwa pihak sekolah awalnya tidak mematok target muluk-muluk lantaran keterbatasan jumlah atlet dan minimnya waktu persiapan.

“Sejujurnya, kami hanya berharap anak-anak bisa bermain maksimal dan kembali dengan selamat. Namun, di luar ekspektasi, seluruh atlet yang kami kirimkan justru semuanya berhasil membawa pulang medali. Ini sangat membanggakan karena SMAN 1 Bobotsari bisa menembus urutan ke-4 dalam daftar peringkat sekolah tingkat SMA/SMK/MA se-Kabupaten Purbalingga,” ujar Tusmono. Ia juga berpesan agar para atlet tidak cepat berpuas diri dan terus berlatih lebih keras lagi.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Retno Wardoyo, S.Pd., memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan gigih para atlet pencak silat. Beliau menyatakan rasa bangganya terhadap kedisplinan dan ketangguhan mental anak-anak yang mampu mengatasi keterbatasan waktu persiapan hingga berhasil mengukir prestasi yang mengharumkan nama sekolah di tingkat kabupaten.

Apresiasi senada juga disampaikan oleh Kepala SMAN 1 Bobotsari, Drs. Joko Widodo, M.Pd. Beliau menegaskan bahwa pencapaian luar biasa ini merupakan bukti nyata dari potensi besar yang dimiliki para siswa. Pihak sekolah berkomitmen akan terus mendukung penuh pengembangan bakat olahraga para siswa agar dapat terus melaju dan bersaing di ajang yang lebih tinggi. (Humas Smansaboss).

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *