Perkuat Tata Kelola Sekolah, SMAN 1 Bobotsari Tuan Rumah Bimtek Penguatan SPMI Gugus Belajar

Categories:

BOBOTSARI — SMAN 1 Bobotsari menjadi tuan rumah penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di Gugus Belajar pada Kamis, 10 September 2026. Bertempat di Aula Handayani SMAN 1 Bobotsari, kegiatan ini diikuti oleh jajaran pendidik dan tenaga kependidikan dari tiga sekolah, yaitu SMAN 1 Bobotsari, SMAN 1 Bukateja, dan SMAN 1 Karangreja. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi dan tindak lanjut atas pencapaian ketiga sekolah yang berhasil meraih predikat penerima BOS Kinerja Terbaik.

Acara diawali dengan sambutan dari Kepala SMAN 1 Bobotsari, Drs. Joko Widodo, M.Pd., yang menyambut hangat kehadiran seluruh tamu undangan dan peserta. Dalam penyampaiannya, beliau memberikan motivasi serta dukungan penuh kepada para peserta dari ketiga sekolah penerima BOS Kinerja Terbaik agar dapat mengikuti rangkaian Bimtek secara optimal demi terus meningkatkan standar kependidikan di sekolah masing-masing.

Memasuki sesi pengarahan, Pengawas SMA Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X, Khaerul Anwar, S.Pd., menegaskan bahwa SPMI memiliki fungsi yang sangat krusial dalam menjaga dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Penguatan tersebut dipertegas oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X, Maryanto, S.Pd., M.Sc., yang mengingatkan peserta mengenai Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2026 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan. Ia menekankan bahwa penjaminan mutu wajib dilaksanakan berlandaskan prinsip objektif, transparan, akuntabel, komprehensif, partisipatif, dan berkelanjutan melalui enam siklus utama: menetapkan, memetakan, merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi, hingga mengendalikan mutu pendidikan secara konsisten.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan pendampingan intensif dari Fasilitator Daerah (Fasda) BBPMP Jawa Tengah, Dra. Febri Hartanti Purbaningrum, M.Pd. Rangkaian materi yang dibahas meliputi penguatan Standar Nasional Pendidikan (SNP), eksplorasi Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan (SPMP), serta praktik analisis Rapor Pendidikan. Para peserta juga dilatih menyusun Rencana Kerja Tahunan (RKT) dan Rencana Kerja Sekolah (RKS), hingga merancang Rencana Aksi Implementasi SPMI yang siap diterapkan di satuan pendidikan masing-masing. (Humas Smansaboss).

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *