
BOBOTSARI – Suasana haru dan bangga menyelimuti gedung Indoor SMA Negeri 1 Bobotsari pada Senin, 11 Mei 2026. Sebanyak 351 siswa kelas XII yang tergabung dalam Angkatan 43 secara resmi dikembalikan kepada orang tua dalam prosesi pelepasan yang berlangsung khidmat.
Kegiatan yang mengusung tajuk Masa Telu dari Masyarakat Papat Telu ini dimulai tepat pukul 08.00 WIB dengan persembahan tari tradisional. Seluruh warga sekolah yang hadir menyaksikan para peserta didik tampil anggun dan gagah mengenakan pakaian adat nusantara, mulai dari berbagai model kebaya bagi perempuan hingga beskap lengkap dengan blangkon bagi laki-laki.
Ketua Panitia, Labib Mubarok (XII-B), dalam laporannya menyampaikan bahwa keberhasilan acara ini merupakan wujud kerja sama dan kekompakan para siswa kelas XII. Ia berpesan agar rekan-rekan angkatannya tetap semangat mengejar cita-cita tanpa melupakan almamater tercinta.
Kepala SMA Negeri 1 Bobotsari, Drs. Joko Widodo, M.Pd., secara resmi menyerahkan kembali para siswa kepada pihak orang tua. Beliau berharap bekal ilmu dan karakter yang telah diberikan selama tiga tahun mampu menjadikan para alumni sebagai bagian dari masyarakat yang bermanfaat dan gigih dalam menggapai mimpi.
Hal senada disampaikan Ketua Komite, Endar Cipto Suroso, S.H., yang mewakili orang tua untuk menerima kembali putra-putri mereka sekaligus mengapresiasi jajaran guru atas bimbingan karakter selama ini.
Selain prosesi pengalungan samir oleh wali kelas masing-masing, acara ini juga menjadi ajang pemberian apresiasi atas capaian akademik dan literasi. Perpustakaan Surya Cendekia yang dikepalai oleh Imam Setiawan, S.Pd., memberikan penghargaan Best Literasi kepada siswa dengan dedikasi membaca terbaik.

Puncak apresiasi diberikan kepada para peraih peringkat paralel terbaik dari setiap rumpun program studi. Pada Program Kesehatan, peringkat pertama diraih oleh Nabila Fatwa Naura Putri disusul Muhammad Zulfa di peringkat kedua. Program Kedinasan dipimpin oleh Aji Saputra Setiawan dan Fatih Dzikra Maulida. Untuk Program Teknik, prestasi tertinggi diraih oleh Ghalih Abimanyu dan Syafiq Naufal Amani. Sementara itu, pada Program Sosial Humaniora, peringkat diraih oleh Aghnanuha Nur Fa’izah dan Dyaz Endra Wahyu Affandy, serta pada Program Ekonomi diraih oleh Devan Aditya Pratama dan Yovani Mindy Alifta.
Prosesi pelepasan diakhiri dengan menyanyikan lagu Padamu Negeri dan janji alumni. Angkatan 43 kini siap melangkah meninggalkan gerbang SMANSABOZZ untuk menghadapi tantangan di jenjang pendidikan yang lebih tinggi. (Humas Smansaboss).



