Gandeng Polres Purbalingga, SMAN 1 Bobotsari Gelar IHT Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan

Categories:

BOBOTSARI – Sebagai wujud komitmen nyata dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, SMA Negeri 1 Bobotsari menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT) pada Senin, 25 Mei 2026. Kegiatan bertajuk “Penanganan Kekerasan pada Satuan Pendidikan” ini digelar mulai pukul 12.30 WIB di Aula Handayani dan diikuti oleh seluruh guru serta karyawan sekolah.

Untuk mengupas tuntas fenomena ini dari sudut pandang hukum dan psikologi, SMAN 1 Bobotsari menghadirkan dua narasumber ahli dari Kepolisian Resor (Polres) Purbalingga.

Pemaparan sesi pertama disampaikan oleh Kanit PPA Sat Reskrim Polres Purbalingga, IPDA Nur Hidayat, S.H. Beliau membedah aspek hukum pidana yang berkaitan erat dengan perlindungan anak dan penanganan anak yang berhadapan dengan hukum (ABH), baik sebagai pelaku maupun korban.

Dalam materinya, IPDA Nur Hidayat mengingatkan para peserta mengenai landasan regulasi seperti UU Perlindungan Anak dan KUHP baru. Beliau menjabarkan berbagai jenis pelanggaran yang rentan terjadi di lingkungan remaja, mulai dari penelantaran, eksploitasi, perundungan berat, hingga tindak pidana perdagangan orang (TPPO). “Pemahaman hukum ini penting bagi para pendidik agar sekolah memiliki langkah mitigasi dan prosedur penanganan yang tepat jika terjadi tindakan kekerasan,” tegasnya.

Sementara itu, sesi kedua diisi oleh Psikolog Polres Purbalingga, IPTU Teguh Susilo, S.Psi., M.Psi., Psikolog, yang meninjau persoalan dari perspektif psikologi klinis dan pendidikan. Beliau memaparkan ragam bentuk kekerasan yang kerap tidak kasatmata namun berdampak fatal, seperti kekerasan psikologis, verbal, hingga cyberbullying.

IPTU Teguh Susilo menekankan pentingnya prinsip Trauma-Informed Care yang mengedepankan empati, kerahasiaan, serta pemulihan rasa aman bagi anak. Beliau mengajak pihak sekolah memaksimalkan strategi pencegahan berupa program anti-bullying, pendidikan karakter, serta pembentukan peer support (dukungan sebaya) di kalangan siswa.

Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari Kepala SMAN 1 Bobotsari, Drs. Joko Widodo, M.Pd. Beliau menyatakan rasa bangga dan terima kasihnya kepada jajaran Polres Purbalingga atas sinergi edukasi yang sangat berharga ini. Kepala Sekolah menegaskan bahwa pemahaman yang diperoleh dari IHT ini harus menjadi landasan bagi seluruh guru dan staf untuk memperketat pengawasan serta membangun sistem perlindungan anak yang lebih responsif di sekolah.

Melalui pelaksanaan IHT ini, jajaran guru dan karyawan SMAN 1 Bobotsari dibekali kesiapan dan pengetahuan yang komplet. Sinergi antara pemahaman hukum yang kuat dari unit PPA serta pendekatan psikologis yang humanis diharapkan mampu mewujudkan SMAN 1 Bobotsari sebagai sekolah ramah anak yang kondusif bagi tumbuh kembang potensi para siswa. (Humas Smansaboss).

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *