Sabet Juara 2 Kategori Pelajar, Inovasi Digital Berbasis Budaya Lokal Karya Siswa SMAN 1 Bobotsari Berjaya di Ajang KRENOVA 2026

Categories:

BOBOTSARI – Kabar membanggakan kembali datang dari dunia prestasi dan riset SMA Negeri 1 Bobotsari. Tim inovator muda sekolah yang digawangi oleh Hobby Saohy (ketua tim), Eka Agustina, dan Nadia Nurazizah, sukses menorehkan prestasi gemilang dengan menyabet gelar Juara 2 Kategori Pelajar dalam ajang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (KRENOVA) Tingkat Kabupaten Purbalingga Tahun 2026. Prestasi ini terasa semakin istimewa karena diraih tepat setelah ketiganya baru saja dinyatakan lulus sebagai alumni Kelas XII.

Dalam kompetisi bergengsi ini, Hobby, Eka, dan Nadia berhasil memikat hati dewan juri melalui sebuah inovasi mutakhir bernama “PERWIRA-CODE: Petualangan Digital 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Berbasis Budaya Lokal Purbalingga”. Akronim PERWIRA sendiri merepresentasikan nilai Penerapan Edukasi Ruang Wisata, Inisiatif, Rasionalitas, dan Akhlak.

Ketua Tim, Hobby Saohy, membeberkan bahwa inovasi ini lahir dari keprihatinan mereka terhadap fenomena anak-anak usia 4 hingga 5 tahun yang sudah sangat lekat dengan gawai, namun hanya menggunakannya untuk hiburan pasif. “Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya kemampuan berpikir kritis anak sejak dini. Di sisi lain, anak-anak zaman sekarang justru lebih mengenal budaya luar dibanding budaya daerahnya sendiri. Masalah inilah yang ingin kami selesaikan melalui PERWIRA-CODE,” jelas Hobby.

Proses pengembangan ide ini dilakukan secara matang melalui pengamatan kebiasaan anak, menggali kendala para orang tua, serta melakukan riset mendalam di internet. Alur cerita yang dirancang secara apik oleh ketiga siswa tersebut sukses menggabungkan latihan logika berpikir kritis dengan unsur kearifan lokal khas Purbalingga dalam format digital interaktif.

Meski sempat menghadapi kendala tersulit berupa penurunan mental akibat kegagalan di kompetisi sebelumnya, tim yang solid ini berhasil bangkit. Melalui manajemen waktu yang disiplin di sela-sela tugas sekolah dan pembagian peran yang jelas antara Hobby, Eka, dan Nadia, mereka mampu menyelesaikan proyek intensif ini hingga berbuah manis di podium juara.

Keberhasilan ini diakui mereka tidak lepas dari andil besar guru pembimbing. “Peran Bu Ridhani Pangestuti, S.Pd. sangatlah besar. Beliau adalah sosok luar biasa yang membimbing kami dengan sangat sabar dan memotivasi saat mental kami turun. Beliau selalu meyakinkan kami bahwa setiap karya pasti memiliki jodoh kemenangannya masing-masing,” ungkap Hobby penuh rasa syukur mewakili timnya.

Mereka juga menitipkan pesan inspiratif bagi rekan-rekan sesama pelajar yang masih ragu untuk berkompetisi. “Jangan pernah takut untuk memulai dan jangan pernah berhenti saat menemui kegagalan. Kegagalan bukanlah akhir, melainkan anak tangga untuk membuat karya yang jauh lebih hebat lagi,” pesan mereka. Setelah meraih Juara 2 ini, target jangka panjang tim adalah terus mengembangkan PERWIRA-CODE agar dapat dimanfaatkan secara luas demi mencetak generasi digital yang cerdas tanpa kehilangan identitas budaya lokal.

Melihat capaian luar biasa anak didiknya, Bu Ridhani Pangestuti, S.Pd. menyampaikan harapan besarnya. “Semoga setiap karya ini menjadi pemantik bagi anak-anak untuk terus berkreasi dan memunculkan inovasi-inovasi baru di masa depan,” ujarnya hangat.

Apresiasi tinggi juga mengalir langsung dari Kepala SMAN 1 Bobotsari, Drs. Joko Widodo, M.Pd. Beliau menyatakan rasa bangga yang luar biasa atas kegigihan pantang menyerah yang ditunjukkan oleh Hobby, Eka, dan Nadia hingga sukses membawa pulang piala untuk sekolah. Pihak sekolah berkomitmen untuk selalu memberikan ruang pembinaan dan dukungan penuh bagi lahirnya para inovator muda berbakat dari SMAN 1 Bobotsari. (Humas Smansaboss).

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *